1. UJI KESEMPATAN
Jika pendekatan utama MLM didasarkan pada suatu peluang, maka MLM tersebut merupakan piramid yang hanya memperkaya perusahaan dengan segelintir orang yang ada di puncak.
2.UJI KENYATAAN YANG ADA PADA MARKET
Rekrutmen dari MLM sering kali menyatakan bahwa suatu program mempunyai potensi pertumbuhan yang tinggi tanpa mempertimbangkan kebutuhan dan permintaan pasar. Tanpa adanya kontrol yang cukup, kejenuhan pasar akan dengan mudah tercapai.
Jika level distributor yang diizinkan melebihi jumlah yang dibutuhkan untuk menyalurkan produk kepada pelanggan dan apabila perusahaan mengizinkan merekrut orang dalam jumlah yang tidak terbatas di dalam suatu area tanpa adanya pencegahan untuk menghindari kejenuhan pasar, maka apabila kita bergabung pada program MLM tertentu, maka analoginya kita seperti membeli tiket pesawat terbang yang sudah mengudara. Kita akan tertinggal dengan membawa tas yang berisi janji kosong dan memegang tiket yang tidak berharga.
3.UJI PRODUK
Pelajari produk yang ditawarkan kepad diri kita sendiri:
-
Apakah produk ini bisa sukses terjual karena kualitasnya tanpa melalui distribusi MLM? Jika tidak ada produk sejenis di pasar, cobalah mencari tahu alasan situasi seperti ini terjadi.
-
Apakah perusahaan MLM berfokus pada produk benar-benar berharga bagi pelanggan atau hanya berdasarkan pada trend dan waktu yang singkat, serta formula yang aneh dan rahasia?
-
Apakah produk yang ditawarkan mempunyai kualitas yang baik dan mempunyai jaminan untuk dikembalikan?
-
Apakah pernyataan dari produk didukung oleh riset yang handal? Apakah pesanan dapat dipenuhi dan dikirim dengan cepat? Apakah tanggal pembuatan dan tanggal kadarluwarsa tercetak pada produk yang dikonsumsi?
4. UJI KOMPENSASI
-
Apakah seorang distributor dapat memperoleh penghasilan yang bagus untuk waktu yang dia gunakan di dalam menjual produk tanpa merekrut satu orang pun? Atau, apakah komisi yang diperoleh dari menjual produk sangat kecil sehingga anda harus merekrut untuk mendapatkan penghasilan yang besar?
-
Apakah distributor yang berada beberapa tingkat di atas anda , yang tidak ada urusan sama sekali dengan penjualan, menerima penghasilan dari MLM sebanyak yang anda terima dari menjual produk atau jasa?
Jika “Ya”, maka penekanan dari perusahaan MLM tersebut adalah dari downline dan bukan pada penjualan produk.
5. TES PERNYATAAN PENDAPATAN (INCOME DISCLOSURE)
Jika seorang perekrut MLM mengiklankan penghasilan yang sangat besar yang berhasil diperoleh dari para distributor puncak, maka mintalah perusahaan ini untuk menyertakan rata-rata pembayaran yang diperoleh oleh semua distributor berdasarkan persentil.
Mintalah untuk memberikan pembayaran bersih untuk semua distributor yang sudah bergabung, termasuk mereka yang sudah tidak aktif lagi. Perkirakan biaya operasional untuk membangun jaringan distribusi anda. Hampir semua distributor mengeluarkan banyak uang pada pembelian produk dan biaya operasional yang jumlahnya jauh lebih besar daripada uang yang diterima. Sumber yang paling baik untuk mengetahui informasi seperti ini adalah para distributor yang sudah tidak aktif lagi, sebab biasanya para distributor yang masih aktif menutup-nutupi biaya yang dikeluarkan.
Jika kurang dari 1% dari semua distributor menghasilkan paling tidak sama dengan penghasilan minimum dari waktu yang mereka keluarkan (sesudah dikurangi dengan semua pengeluaran dan pembelian dari produk MLM), amda harus mempertimbangkan cara yang lebih baik untuk menggunakan waktu, uang, dan tenaga daripada bergabung dengan program MLM ini.
6. TES “BIAYA IKUT BERMAIN”
Jangan tertipu dengan biaya yang kecil ketika anda ikut bergabung. Biasanya hal ini akan segera diikuti dengan undangan yang tidak akan habisnya untuk pembelian produk dengan harga khusus, nengikuti seminar, sesi pelatihan, dan sebagainya.
Kebutuhan (atau saran yang kuat) bagi setiap distributor untuk melakukan pembelian dalam jumlah yang besar supaya dapat meningkatkan bonus yang mereka terima adalah suatu tanda yang kuat dari skema piramid berbasis produk
7. TES HARGA
Jika harga eceran yang ditawarkan terlalu tinggi untuk mendukung jaringan anda, maka sebagian besar dari harga tersebut dapat dikategorikan sebagai bagian piramid.
8. TES “GOLDEN RULE”
Bagaimana perasaan anda mengenai cara anda melakukuan perekrutan untuk menjalankan bisnis? Bagaimana perasaan anda ketika melakukan pendekatan terhadap keluarga, kerabat, dan teman-teman anda? Seberapa penting arti dari hubungan yang anda miliki? Apakah anda merasa terganggu apabila mereka berusaha mengeksplitasi hubungan yang dimiliki untuk mendapatkan keuntungan keuangan? Dan apakah anda ingin mengeksploitasi hubungan?
9. TES WAKTU BEBAS
Mimpi utama dari mereka yang mempunyai mentalitas piramid adalah merekrut banyak downline dengansukses sehingga bisa menda[atkan banyak uang untuk mendukung mereka. Dengan demikian mereka tidak perlu bekerjalagi sehingga banyak waktu untuk mempengaruhi orang lain dengan memberikan bantuan kepada mereka.
Jika orang yang merekrut anda menjanjikan bahwa anda hanya perlu bekerja untuk waktu yang singkat kemudian tidak perlu melakukan kerja lagi, maka tanyakan kepada mereka berapa persen dari distributor yang tidak lagi aktif pada perusahaan dan tidak lagi menghadiri pertemuan ” peluang bisnis”.
Tanyakan kepada para distributor veteran, kapan terakhir kalinya mereka ikut libur panjang? Apakah mereka bisa melakukan itu tanpa mengurangi pendapatan karena tidak memperhatikan downline mereka? Apakah mereka keluar dari program tanpa mengurangi kerugian finansial? Kemudian, mintalah salinan dari downline dan upline dari orang yang merekrut anda. Hubungi dari beberapa distributor di beberapa tingkat yang berbeda untuk melihat apakah mereka mencapai kemerdekaan dalam waktu.
10. TES KEJUJURAN
Apakah perekrut anda telah berbuat curang di dalam usahanya untuk mengundang anda? Apakah produk dan peluang masih bisa terjual tanpa membuat pernyataan-pernyataan berlebih mengenai produk dan pendapatan yang dihasilkan? Mintalah setiap bukti untuk setiap pernyataan yang dikeliarkan.
Jika anda merasa bahwa kebenaran sering kali disampingkan, maka biasanya hal ini dilakukan dengan membuat kekuasaan dan insentif yang berlebihan menjadi alasan utama di dalam perekrutan. Jika seorang normal yang jujur merasa mereka butuh membuat pernyataan berlebihan untuk menjual suatu produk dan program, anda mungkin akan menemukan diri anda mengerjakan sesuatu yang sama.
11. TES KREDIBILITAS
Promotor dari MLM yang diperintahkan untuk tidak menghormati dari mereka sendiri akan menjadi sangat tergantung pada reputasi atau karekter dari orang lain yang bergabung pada peluang ini. Jika referensi seperti ini digunakan secara berlebihan, berhati-hatilah. Hubungan kredibilitas seperti ini menipu. Hal ini karena etika dari MLM sangat licin untuk membuat orang yang dihormati dan berada pada posisi yang tinggi telah ditarik masuk pada bagian yang paling sulit dalam suatu program.
12. TES DUKUNGAN
Apakah koferensi dan program pelatihan, kaset dan video tape, dan lain-lain diberikan secara gratis? Atau apakah anda harus membayarnya sebagai salah satu sumber pendapatan dari perusahaan dan para upline?